Kemulian dan keunggulan manusia dari seluruh makhluk yang lain adalah kesipannya untuk ma'rifatullaah (mengenal Allah). Itulah kesempurnaan dunia. Itulah harga akhirat.
Kesiapan ma'rifatullaah itu berada di qalbu bukan di anggota badan. Qalbu-lah yang mengenal Allah. Qalbu-lah yang mendapatkan khithab (perintah dan larangan). Qalbu-lah yang sebenarnya taqarrub (mendekatkan diri kepada Allah). Qalbu-lah yang ikhlas. Qalbu-lah yang beramal karena Allah. Qalbu-lah yang menuju Allah. Qalbu-lah yang mendapatkan kasyf (keterbukaan) di hadapan Allah.
